Random News

ibrohim antajaya. Diberdayakan oleh Blogger.

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Sub menu section

Total Tayangan

Blog Archive

Find Us On Facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Label Links

Translate

Follow Us

Author

Footer Ads

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Connect Us

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Berharap Dibangun Prasasti



Keluarga korban Lion Air JT 610 registrasi PK LQP penerbangan JT 610 mengharapkan pihak Lion Air maupun pemerintah untuk membuatkan satu monumen atau prasasti untuk mengenang para korban dalam tragedi kecelakaan pesawat tersebut, terutama korban yang tidak ditemukan dan tak teridentifikasi.

“Bagaimana kepada korban-korban yang tidak ditemukan? Apa hanya dikasihkan ini surat kematian? Kita berharap yang tidak ditemukan harus ada dari prasastinya setidaknya begitu dan juga mengingatkan akan tragedi ini,” ujar perwakilan keluarga korban, Okto Manurung, di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (16/11/2018).

Menurutnya, bukan hanya dirinya saja yang berharap demikian, tetapi sejumlah keluarga lain juga memiliki harapan yang sama. Prasasti ini bisa menjadi pengingat bagi keluarga. Apalagi, untuk keluarga korban yang tak ditemukan sehingga tidak dapat dimakamkan.

“Jika tidak ditemukan body part dari korban jadi gimana eksekutornya kepada korban-korban yang tidak ditemukan? Apa hanya dikasihkan ini surat kematian? Ini hak dan asuransi. Sementara keturunannya, anak-anak korban yang masih kecil kecil misalnya pertanyakan bapaknya di mana kan bisa ditunjukkan, misalnya ini kuburannya. Harapan saya bagi yang tidak ditemukan, ada suatu kepastian tempat meninggalnya di mana. Saya yakin keluarga-keluarga lain mengharapkan hal yang sama,” kata Okto.

Kakak Ipar Okto, yakni Martua Sahaka, menjadi korban kecelakaan pesawat tersebut dan belum teridentifikasi.

Ia berharap, permintaan tersebut bisa ditanggapi oleh semua pihak, terutama pihak Lion Air dan pemerintah.

“Saya harap semua pihak, terutama Lion Air, pemerintah juga menyikapi ini, kalau hanya satu pihak saya yakin akan dipandang sebelah mata. Tapi kalau semua unsur mau prihatin dan peduli saya yakin akan terjadi,” tandas Okto.

Diketahui pada Senin (29/10/2018) lalu, pesawat Lion Air PK LQP nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 189 penumpang turut menjadi korban dari pesawat nahas tersebut. Setidaknya hingga Jumat (16/11/2018) malam, sebanyak 95 penumpang yang terdiri dari 70 laki-laki dan 25 perempuan telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

sumber : jurnalindonesia.co.id
Share:

Tidak ada komentar:

Side Ads

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Hot in week

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.